The Dusty Sneakers (Kisah Kawan di Ujung Sana)

Jogjaready.com – Apakah kalian suka melakukan perjalanan? Di dalam negeri kita tercinta ini atau keluar negeri? Hemm, pasti kedua pilihan perjalanan itu menarik dan akan memberikan kita sebuah pengalaman yang tak bisa dilupakan dan meninggalkan kenangan indah dan membahagiakan.

The Dusty Sneakers

The Dusty Sneakers

Disini saya akan me-review novel berjudul “The Dusty Sneakers (Kisah Kawan di Ujung Sana)” Karya Maesy Ang dan Teddy W. Kusuma. Novel ini menceritakan sebuah perjalanan dari 2 sahabat yang tak lain dan tak bukan adalah kisah nyata pengalaman dari penulis novel ini. Mereka memiliki panggilan khusus satu sama lain yakni Gypsy toes dan two socks.

Tokoh yang diusung dalam novel ini cukup banyak. Peran utama pada novel ini adalah kedua sahabat Gypsy toes dan Two socks, serta beberapa peran pendamping yakni teman-teman serta keluarga dari Gypsy toes dan Two socks seperti Ana, Arip Syaman, Bastien, Brian, Cole, Feli, Gung Wa Oka, Ibu, Ida, Jess, Kiran, Keprut, Lauren, Prabhas, Seema, dan Sinta. Banyak juga ya teman-temannya.

Dalam novel ini kamu akan merasakan bagaimana rasanya melakukan sebuah perjalanan yang tak bisa dilupakan, menjalin sebuah persahabatan baru yang tak dibayangkan sebelumnya serta merasa peduli pada setiap orang serta lingkungan sekitar.

Cerita novel ini dimulai dengan kedua sahabat yang suka menghabiskan bergelas-gelas teh sambil berbincang mengenai apa saja yang mereka suka seperti pekerjaan, perjalanan dan terutama buku-buku yang telah banyak dibaca oleh mereka berdua. Suatu sore di sebuah kedai di Cikini saat Jakarta baru saja hujan mereka berbincang mengenai petualangan panjang tak terbatas yang akan segera dilakukan oleh Gypsy toes dan petualangan dari Two socks yang akan mencari senja-senja terbaik di negeri ini. Agar mereka merasa tetap terhubung dengan obrolan hangat mereka sembari berbagi petualangan di antara jarak mereka yang jauh, mereka memutuskan untuk selalu menuliskan cerita baru dalam blog mereka yang dinamai The Dusty Sneakers.

“Tuliskanlah kepada kukisah-kisah perjaLanan mu disana. Ceritakanlah tentang bunga tulip, tentang Jesse dan Celine di Film Before Sunset, atau tentang rumah para vampire di Rumania,” pinta saya.” (The Dusty Sneakers, 2014: 5)

“Tuliskanlah juga kepadaku kisah-kisah petualanganmu.Tentang senja-senja terbaik yang kau lihat, juga tentang kawanmu yang ganjil itu, si Arip Syaman,” pintanya.” (The Dusty Sneakers, 2014: 6)

Terimakasih untuk Teddy W. Kusuma dan Maesy Ang sudah membuat karya yang hebat dan juga berbagi pengalaman yang indah serta mengesankan. Nah bagi kalian yang belum membaca novel ini yuuuk buruan baca dijamin bagus dan enjoy to read (-FAD)

5 Responses to The Dusty Sneakers (Kisah Kawan di Ujung Sana)
  1. Keke Naima says:

    novel tentang traveling, ya. Kayaknya pengen baca juga, deh 🙂

  2. Dodi says:

    Bisa jadi ngena banget dengan kisah nyata

  3. Seruni says:

    Saya sering melakukan perjalanan bersama teman-teman dan menemukan hal-hal yang sama dalam novel ini.

  4. tikusbray says:

    Saya kepengin baca tapi takut baper hehe, . . Saya juga punya cerita seperti itu bersama teman saya tapi bedanya ceritanya disekolah saya bersama teman saya suka nyontek bareng, dihukum bareng wkwk. Tapi sekarang dia telah menghilang keluar kota. Hehe maaf malah curhat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

CommentLuv badge

Back To Top
Translate »