PGN Anti Korupsi – Komitmen PGN Untuk Industri Rumah Tangga

Jogjaready.com – PGN Anti Korupsi – Saat ini, PGN atau Perusahaan Gas Negara sangat ingin berkomitmen dalam meningkatkan kualitas produknya dan terus berinovasi dalam mewujudkan kehidupan yang lebih baik. Pasalnya, perusahaan gas yang dipimpin oleh Hendi Prio Santoso ini berencana membangun jaringan gas milik perusahaannya sendiri, sehingga nantinya masyarakat di Indonesia tidak perlu lagi membeli gas per tabung, melainkan cukup membayar perbulannya dari gas yang dialiri ke rumah -rumah untuk dipakai seperti negara-negara di benua Asia. Pihaknya hanya ingin memanjakan pelanggannya untuk terus menggunakan jasanya sehingga inovasi yang baru akan terlahir kembali seiring dengan berjalannya waktu.

Kenapa PGN hanya mengkhususkan inovasi yang hanya bertujuan untuk mengembangkan industri rumah tangga saja? Karena untuk saat ini, industri rumah tangga sangat memberikan kontribusi yang paling besar dibandingkan dengan industri-industri yang lain. Dan PGN saat ini, ingin fokus untuk mengembangkan industri tersebut terlebih dahulu. Upaya lain dalam mengembangkan dan memanjakan pelanggannya adalah membangun kerjasama dengan kementerian ESDM untuk mengoperasikan dan mengelola jaringan gas bumi di 43.334 rumah tangga yang berlokasi di 11 kota / kabupaten. Dengan melakukan kerjasama dan bersinergi dengan pihak ESDM, tentunya pendistribusian jalur gas milik perusahaannya sendiri akan menjadi lebih efisien dan optimal pengelolaannya. Pemerintah juga menyambut baik dalam hal jalinan kerjasama ini. Dengan adanya sinergi dengan kementerian ESDM ini diharapkan akan mempercepat perluasan pelanggan rumah tangga.

Untuk saat ini, upaya PGN untuk mewujudkan hal hal tersebut adalah mulai melakukan investasi modal, karena untuk membangun hal tersebut, saat ini PGN masih memakai dananya sendiri. Untuk masalah sambungan rumah tangga, PGN sudah mulai mendistribusikan 100 ribu lebih jaringan gas miliknya yang siap disalurkan ke kota-kota besar di beberapa provinsi Indonesia, termasuk 11 kota / kabupaten yang telah mempunyai kerjasama dengan pihaknya. Sebelas kabupaten yang termasuk tersebut antara lain Blora, Jabodetabek, Semarang, Cirebon, Bogor, Surabaya, Depok, Palembang, Sorong, Bekasi, dan Tarakan. Nantinya akan dilakukan lagi penambahan kabupaten yang belum terjamah sebelumnya. Bagaimana dengan Yogyakarta? Kita tunggu kelanjutannya. (-red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

CommentLuv badge

Back To Top
Translate »