Indahnya “ The City Of Gudeg ”

Indahnya kota “ The City Of Gudeg ” | Jogja Ready

Gudeg, Kuliner Khas Jogja

Salam hangat buat sahabat semua! Kebetulan saya pernah jalan-jalan ke Yogyakarta, jadi sedikit mau sharing pengalaman saya selama berkunjung di kota yang mendapat julukan ” The City of Gudeg ” ini. Tempat yang pertama kali saya kunjungi kala itu sudah pasti Malioboro, kenapa tidak? Hampir setiap media kalau sudah bicara soal kota yang juga disebut sebagai kota budaya tersebut hampir tak pernah lupa menyinggung nama dari sebuah jalan legendaris yang keramainnya kurang lebih sama dengan pasar oleh-oleh, ya kurang lebih begitu. Nah, dari situlah cerita perjalanan saya dimulai, hingga pada hari terakhir dimana saya sudah tidak sanggup lagi membawa semua oleh-oleh khas Jogja yang saya beli.

Yang membuat kota ini menarik sebenarnya bukan hanya kerajinan dan kulinernya saja, namun ada banyak sekali perpaduan keunggulan di dalamnya. Itulah sebabnya mengapa banyak “Bule” senang berkunjung ke Jogja. Di antara yang patut dijadikan referensi untuk jalan-jalan sahabat jika nantinya juga berkunjung ke Jogja, yang mana ini juga akan jadi ulasan Caraspot kali ini, adalah soal kreatifitas anak mudanya, keramahan penduduknya, soal fesyen yang selalu bikin orang bangga memakainya, dan lain sebagainya yang pastinya anda juga ingin merasakannya. Dan berikut ulasan singkat dari saya untuk Jogja, check this out:

Kulinernya bikin ketagihan

Sesuai dengan judul tulisan saya bahwa Jogja juga dijuluki dengan “ The City Of Gudeg ”. Gudeg sendiri merupakan salah satu nama dari makanan khas Jogja. Makanan ini terbuat dari nangka muda yang dimasak lama dengan tambahan rempah khas Jogja. Rasanya sih agak manis gitu, buat yang gak biasa atau gak doyan makan nasi sama yang manis-manis pasti tidak akan suka, tapi bagi saya rasanya bahkan bikin ketagihan. Tak berhenti sampai disitu, masih banyak lagi makanan yang enak-enak di Jogja, seperti sate, soto ayam khas Jogja dan masih banyak lagi yang mungkin kalau saya sebut semua pasti anda bisa gak tahan pengen cepat-cepat main ke Jogja.

Baca juga : Malioboro, nikmati belanja sambil mendengar alunan musik calung

Ada cerita menarik soal pengalaman kulineran di Jogja, kan gini…. saat jalan-jalan kesana saya ditemani sahabat saya. Awal menginjakkan kaki di Malioboro, ia berkata : “Yuk cepat2, saya sudah lapar nih, pengen rasakan gimana sih rasanya Gudeg itu!”. Walhasil, setelah beberapa menit mondar-mandir akhirnya kita ketemu satu warung makan yang menyediakan menu Gudeg. Dan tahukah teman2 apa ekspresi pertama yang keluar dari mulut teman saya? Secara spontan dia berkata, “Wah ini kolak apa lauk sih?”. Langsung saja saya tertawa mendengarnya. Dia yang tadinya pengen banget makan malah langsung terheran-heran dengan rasanya. Ya itu tadi, rasanya memang manis dan tidak semua orang suka, kecuali yang terbiasa dengan rasa manis.

Kerajinannya unik-unik

Ini masih di Malioboro gan. Saya melihat ada banyak sekali kerajinan yang tidak ada di tempat tinggal saya. Sebut saja mainan anak dari kayu yang bentuknya beragam sekali. Dan saya paling suka dan kebetulan senang menjadikannya sebagai koleksi, yakni becak dari besi bekas. Bentuknya mirip sekali dengan aslinya. Disimpan pun pasti akan tahan lama. Sebenarnya Jogja juga punya batu akik termahal di Indonesia, dan bahkan baru-baru ini sudah pernah melakukan kirab gunungan batu akik, tapi karena saya belum begitu paham soal ini, terutama jenis yang khas dari Jogja, makanya belum bisa saya bahas, dan sebenarnya masih banyak lagi kerajinan unik lainnya. Yang jelas semua dibuat dengan tangan terampil oleh seniman Jogja.

Fashionnya Beragam

Sahabat, tahukah apa yang saya beli saat wisata ke Jogja? Ya, baju kaos. Tapi bukan sembarang baju kaos, karena saya orangnya suka pamer maka waktu itu saya beli yang bertuliskan “Pernah ke Jogja”, keren kan. Pasti semua orang yang melihat saya akan tau kalau saya pernah jalan-jalan ke Jogja. Selain itu, yang harus diketahui kalau sebenarnya ada kurang lebih 400 corak batik yang bisa sahabat temui di Jogja. Dan sebagian besar merupakan kualitas ekspor yang telah dikirim ke berbagai negara. Jika anda tertarik anda juga bisa langsung berbelanja di salah satu toko di Jalan Malioboro. Oh iya, ada satu lagi prestasi yang membanggakan yang diraih oleh Jogja Istimewa dimana saat ini menjadi kandidat kota paling kreatif yang nominasinya diselenggarakan oleh UNESCO.

Sebenarnya masih ada banyak cerita yang ingin saya sampaikan soal kota indah berbudaya ini, hanya saja saya masih ada pekerjaan yang harus saya selesaikan. Semoga jalan-jalan Caraspot selanjutnya bisa di-share di sini lagi. Bye…

Penulis : Caraspot.com | Menulis dan Blogging

11 Responses to Indahnya “ The City Of Gudeg ”
  1. Android says:

    Jadi pengen ke jogja, pengen coba gudegnya.

  2. Beuh mantap sekali mas..

  3. NGAWI DIAN says:

    wahh,,, mantap tuh asli jogja..
    NGAWI DIAN recently posted…4 Cara Mengatasi Facebook Android Tidak Bisa DibukaMy Profile

  4. velina says:

    jogja memang ngangenin..jadi pengen kesana lagi 🙁

  5. waroeng dewasa says:

    jadi pengen neh jalan2 ke jogja,,,

  6. Fahmi says:

    Kuliner dan suasananya yang asik, membuat siapapun pasti kangen buat main-main ke yogyakarta 🙂
    Fahmi recently posted…Pelukan Yang Tak Sampai, Sangkima Dan Kayu Ulin Raksasa!My Profile

  7. kips says:

    Sudah agak lama gak berkunjung ke Jogja, rasanya pengen mendatanginya lagi. Ingin menikmati hiburan seniman jalanan yg ada di Malioboro lagi 😀

  8. Suka banget ama gudeg, cos suka yg manis2 kayak saiayah,hahaha

  9. Choirul Huda says:

    Udah lama ga berkunjung ke Jogja, waktu itu pas ke Malioboro, saya norak banget makan di sana. Kayak di kawasan Pecenongan, Jakarta Selatan, tapi lebih rame di Malioboro. Aasyik tempatnya…
    Choirul Huda recently posted…Serba Lengkap di Cipika Store hingga Diskon 70%!My Profile

  10. gudegnya paling bikin kangen, disamping kreatifitas seninya yang tinggi

  11. anjarsetyoko says:

    memang jogja menawarkan berbagia hal yang menarik. karena itu banyak menjadi destinasi impian bagi pelancong dalam dan luar negeri,,,. tulisannya menarik dan informatif sekali

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

CommentLuv badge

Back To Top
Translate »