Eling lan Waspodo : Harta, Tahta dan Wanita

Eling lan Waspodo : Harta, Tahta dan Wanita | Jogja Ready

Tugu Jogja

Jogjaready.com – Ada 3 (tiga) godaan utama dalam menjalani hidup di dunia ini, yakni harta, tahta dan wanita. Seperti yang digambarkan dalam tatanan Kota Yogyakarta yang ada di daerah sekitar Malioboro.

Harta, digambarkan dalam sebuah gedung bangunan lama yaitu Gedung BNI 1946 yang berada di kawasan Titik Nol Kilometer Jogja, berseberangan dengan Kantor Pos Yogyakarta dan Gedung Agung (Istana Kepresidenan). Gedung BNI 1946 ini menjadi tonggak sejarah berputarnya perniagaan dan ekonomi di kawasan Titik Nol Yogyakarta pada jaman sebelum kemerdekaan. Sejarahnya, Gedung BNI 1946 Yogyakarta dulunya merupakan kantor perusahaan asuransi yang bernama Niil Maatschappij.

Tahta, digambarkan dalam sebuah Istana Kepresidenan Yogyakarta terletak di ujung selatan Jalan Akhmad Yani (Malioboro). Kompleks ini dibangun di atas lahan seluas 43.585 meter persegi, Sejarahnya, pada tanggal 6 Januari 1946 Yogyakarta resmi menjadi ibu kota baru Republik Indonesia setelah pemerintah Republik Indonesia berhijrah dari Jakarta ke Yogyakarta.

Terakhir, wanita, tergambarkan dalam sebuah kawasan terkenal yang sudah menjadi rahasia umum jika kawasan ini adalah tempat lokalisasi yang biasanya digunakan para PSK mangkal. Sarkem atau singkatan dari Pasar Kembang, sebuah kawasan yang merupakan gang-gang sempit di belakang gedung pemerintahan menuju pinggiran rel kereta api barat Stasiun Tugu.

Baca juga : Tambah Wawasan Batikmu di Kawasan Titik Nol Jogja

Dibutuhkan sikap eling dan waspada, terutama difokuskan pada 3 hal yang paling krusial tersebut. Ketiganya bagaikan anugrah “permata” dunia, namun bila kita tidak hati-hati serta eling dan waspada akan menjadi salah kelola dan berubah menjadi malapetaka bagi kehidupan manusia di dunia ini. Ketiganya dapat menjadi anugrah madune jagad, dengan syarat bila kita mampu mengelola dengan sebaik-baiknya. Sebaliknya bila gagal mengelola dengan baik dan cara yang tepat akan menjadi malapetaka paling dahsyat di muka bumi. Semoga kita bisa menjaga diri dari godaan harta, tahta dan wanita. Semoga berkah dan bermanfaat. (-red)

10 Responses to Eling lan Waspodo : Harta, Tahta dan Wanita
  1. sisaku says:

    Perkaranya adalah rambut sama hitam… hati gak ada yang tau..
    Thanks banget udah ngingetin biar tetep eling

  2. Abdul Rois says:

    aamiin.. semoga saya bisa terjaga dari semua itu.
    Abdul Rois recently posted…Indramayu Segera Jadi Pelabuhan InternasionalMy Profile

  3. Lusi says:

    Btw kok update blogmu nggak bisa nongol di blog listku ya?
    Lusi recently posted…Serunya Mereplika Menu Rumah MakanMy Profile

  4. Lusi says:

    Ya ampun baru paham filosofinya. Tapi sarkem kan di belakang hotel2 yo? Kita menutup mata yo
    Lusi recently posted…Serunya Mereplika Menu Rumah MakanMy Profile

  5. kips says:

    Setuju, segala sesuatu yang tidak dikelola dengan baik akan menjadi petaka, begitu pun dengan 3 hal krusial yang diulas diatas.
    kips recently posted…Membuat Halaman Blog Tanpa CodingMy Profile

  6. agung winoto says:

    kok tidak harta tahta dan pria ya..hehehehe…
    agung winoto recently posted…Liburan di Kota Jogja bersama anak tersayangMy Profile

  7. Donna Imelda says:

    Oh gitu toh, jadi tahu sekarang ternyata bangunan-bangunan di sekitar itu saling berkaitan satu sama lain. Thanks for you information
    Donna Imelda recently posted…Persinggahan Nostalgia di The Sidji Hotel PekalonganMy Profile

  8. Keke Naima says:

    harta, tahta, dan wanita memang bisa menggoda 🙂
    Keke Naima recently posted…Sepeda KesayanganMy Profile

  9. saadillah says:

    3 hal tersebut saling berkaitan satu sama lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

CommentLuv badge

Back To Top
Translate »