Belajar nembang jawa di Pamulangan Sekar (Macapat) Ngayogyakarta Hadiningrat

Belajar nembang jawa di Pamulangan Sekar (Macapat) Ngayogyakarta Hadiningrat | Jogja Ready

Jogjaready.com – Mau belajar nembang jawa di Jogja? Ada tempatnya, datang saja ke “Pamulangan Sekar (Macapat) KHP. Kridha Mardawa Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat”. Belajar di tempat ini tidak dipungut biaya sepeser pun. Sejak 1960-an, tempat belajar ini didirikan untuk masyarakat Jogja yang ingin belajar Sekar alias Tembang Jawa. Berbeda dengan sekolah-sekolah pada umumnya, Pamulangan Sekar (Macapat) Ngayogyakarta Hadiningrat megajarkan nembang dengan gaya Kridha Mardawa. Kridha Mardawa merupakan gaya nembang dengan cengkok khas Kraton. Untuk memudahkan dalam mempelajari, tembang jawa diberi notasi-notasi musik.

Jadwal belajar nembang di Pamulangan Sekar (Macapat) Ngayogyakarta Hadiningrat terbagi menjadi 3 (tiga) kelas yaitu Sekar Alit (Senin & Kamis), Sekar Tengahan (Selasa & Jumat) dan Sekar Ageng (Rabu & Sabtu). Untuk pemula, ikut saja di kelas Sekar Alit. Tempat belajar ini terbuka untuk umum. Mulai dari yang muda hingga usia lanjut. Beragam profesi seperti petani, guru, mahasiswa atau tukang becak bisa belajar di tempat ini.

“Bahkan ada juga murid yang berasal dari luar negeri seperti Amerika, Mas. Ikut juga belajar di Pamulangan ini”, ungkap Rama Praja Swasana, salah satu guru pengajar, saat menjelaskan murid-murid yang ada di tempat belajar nembang milik Kraton Jogja ini. Selain Rama Praja Swasana, guru lain yang mengajar di tempat ini yaitu Rama Dwija Cipta Wandawa dan Rama Jaya Atmaja.

Belajar nembang jawa di Pamulangan Sekar (Macapat) Ngayogyakarta Hadiningrat | Jogja Ready

Pamulangan Sekar (Macapat) KHP. Kridha Mardawa Ngayogyakarta Hadiningrat

Dengan masa belajar 1 (satu) tahun untuk tiap-tiap kelasnya, murid-murid diajarkan nembang sampai bisa. Setelah mampu nembang dengan baik, murid-murid di tempat belajar ini akan mengikuti ujian nembang di dalam Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, tepatnya di Bangsal Sri Manganti. Ujian ini dapat dilihat oleh siapa saja. Yang menarik, murid-murid diuji kemampuan nembang-nya dengan memakai baju peranakan lengkap dengan jarit dan blangkon. Pakaian ini memang diwajibkan saat mengikuti ujian.

Yuk, belajar nembang jawa di Pamulangan Sekar (Macapat) KHP. Kridha Mardawa Ngayogyakarta Hadiningrat. Lokasinya di jalan Rotowijayan No. 03 Yogyakarta. (-red)

10 Responses to Belajar nembang jawa di Pamulangan Sekar (Macapat) Ngayogyakarta Hadiningrat
  1. Olivia says:

    Ada nmr teleponya kah??? Saya tertarik sekali.

  2. bambang s says:

    Kepingin banget belajar Macapat , tapi musti tinggal di Yogya ya ????

    Seandainya ada yg belajar mocopat online …..mau banget

  3. Pernah ke sana waktu ke Yogya, enak banget pas dengar tembang ini bila di resapi kita seperti di bawa ke alam bawah sadar untuk dinasehati.

  4. famysa says:

    nyanyi biasa aja aku jarang banget, apalagi nembang jawa, kayaknya berat bagiku ๐Ÿ˜›
    tapi keren yaa programnya…

  5. Dwi Puspita says:

    Aku nembang jawa masih ora iso mas, masih harus sinau dulu benno iso lan lancar…
    Dwi Puspita recently posted…“Gala Yuzawa” My Ideal Japanese Winter Vacation with JR East (Tokyo Rail Days)My Profile

  6. Hilda Ikka says:

    Ortu pacar saya nih yang suka nembang… sayang rumahnya jauh di Surabaya :3
    Hilda Ikka recently posted…(Pernah) Valentine-anMy Profile

  7. pipit widya says:

    Yogya sadar akan budaya dan selalu melestarikannya.
    Membayangkan suasana ujiannya sepertinya seru dan unik.

  8. Ini keren, yang seperti ini nih yang seharusnya banyak dikembangan. Untuk melestarikan budaya-budaya yg hampir punah. Soalnya, anak-anak jaman sekarang banyak yg sudah tidak mengenal tembang macapat lg ๐Ÿ™
    Citra Pradipta Hudoyo recently posted…Sehebat Apa Masalahmu?My Profile

  9. JIM says:

    wah, wah, bahkan saya sama sekali tidak mengerti tentang nembang.
    JIM recently posted…SAATNYA MERAYAKAN VALENTINE’S DIEMy Profile

  10. luar biasa..nguri-uri kebudayaan jawa ditengah terjangan budaya modern…..salut….
    Yuni andriyani recently posted…Bila Keperawanan Menjadi Syarat Kelulusan SekolahMy Profile

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

CommentLuv badge

Back To Top
Translate »