5 Hal tentang BPJS Kesehatan yang wajib dipahami masyarakat Jogja

Jogjaready.com – Keberadaan BPJS Kesehatan wajib dipahami oleh masyarakat Jogja. Karena, supaya bisa memanfaatkan fasilitas jaminan ini, kita perlu memahami prosedur dan ketentuan BPJS Kesehatan dengan baik. Tanpa pemahaman yang baik mengenai prosedur dan ketentuannya, peserta tidak akan bisa mengikuti dan memanfaatkan program jaminan sosial ini dengan optimal. Perlu mengerti aturan main yang berlaku di BPJS Kesehatan.

BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan

Ada beberapa hal penting yang perlu dipahami oleh peserta BPJS Kesehatan, check this out :

#1 Warga Negara Wajib Menjadi Peserta BPJS Kesehatan

Sesuai ketentuan Undang – Undang, semua warga negara wajib menjadi peserta BPJS Kesehatan. Meskipun yang bersangkutan sudah memiliki Jaminan Kesehatan lain. Mengacu Perpres Nomor 111 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2013 tentang Jaminan Kesehatan, pemberi kerja seperti BUMN, badan usaha besar, menengah dan kecil paling lambat mendaftar 1 Januari 2015. Paling lambat tahun 2019 seluruh penduduk Indonesia sudah menjadi peserta BPJS Kesehatan yang dilakukan secara bertahap.

Bagi peserta yang tidak mampu, pemerintah memberikan bantuan iuran. Bantuan iuran adalah iuran yang dibayar oleh Pemerintah bagi fakir miskin dan orang tidak mampu sebagai peserta program Jaminan Sosial.

#2 Sistem Rujukan Berjenjang

Sistem rujukan berjenjang diatur oleh Pemerintah, dimana dalam Peraturan Menteri Kesehatan No. 1 Tahun 2012 tentang Sistem Rujukan Pelayanan Kesehatan, pada pasal 5 ayat 1 mengatur bahwa Sistem Rujukan diwajibkan bagi pasien yang merupakan peserta jaminan kesehatan atau asuransi kesehatan sosial dan pemberi pelayanan kesehatan.

Alur pelayanan kesehatan peserta BPJS Kesehatan dimulai di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (Faskes I) tersebut jika berdasarkan indikasi medis peserta memerlukan perawatan atau pemeriksaan lanjutan dirumah sakit peserta akan dirujuk ke Rumah Sakit yang berkerjasama, kecuali dalam keadaan darurat medis peserta dapat langsung ke rumah sakit melalui Unit Gawat Darurat cukup dengan menunjukkan kartu BPJS Kesehatannya.

Baca juga : Eling lan Waspodo : Harta, Tahta dan Wanita

Jika menurut Faskes I perlu berobat ke rumah sakit, peserta baru bisa melakukannya dengan mendapatkan surat rujukan dari Faskes I. Dengan kata lain, pihak Faskes I yang menentukan apakah peserta bisa berobat ke rumah sakit dan rumah sakit mana.

#3 Proses Pendaftaran Peserta

Berikut ini adalah tahapan proses pendaftaran peserta BPJS Kesehatan :

  • Tahap Pertama: Peserta melakukan pendaftaran baik secara langsung di Kantor BPJS Kesehatan (Kantor Cabang/KLOK), melalui Website maupun Bank yang bekerjasama;
  • Tahap Kedua: BPJS Kesehatan menerbitkan Virtual Account (VA) dan Peserta dapat menyimpan VA tersebut;
  • Tahap Ketiga: Peserta melakukan pembayaran paling cepat 14 (empat belas) hari setelah VA diterbitkan;
  • Tahap Keempat: Peserta membawa bukti pembayaran ke Kantor BPJS kesehatan untuk mendapatkan Kartu Peserta;
  • Tahap Kelima: Peserta dapat menggunakan atau mendapatkan jaminan pelayanan kesehatan sesuai dengan prosedur dan indikasi medis.

#4 Hanya Bisa Dipakai di RS Kerjasama

Kartu BPJS hanya bisa dipakai di rumah sakit yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Tidak semua rumah sakit menerima pasien BPJS Kesehatan. Ada beberapa rumah sakit swasta yang belum menerima pasien BPJS.

#5 Tidak Ada Batasan Usia

Tidak seperti asuransi kesehatan, BPJS tidak menetapkan batasan usia. Semua orang bisa menjadi peserta BPJS. Salah satu keterbatasan asuransi kesehatan adalah adanya batasan usia. Biasanya usia maksimum yang diterima asuransi kesehatan adalah 70 tahun. Diatas usia itu asuransi sudah tidak menerima.

Bahkan, saat ini BPJS sudah membuat ketentuan baru bahwa anak yang masih dalam kandungan sudah bisa didaftarkan oleh orang tuanya. Ketentuan BPJS soal anak ini suatu kemajuan karena asuransi baru bisa menerima usia peserta paling muda di 6 bulan.

Kesimpulan

Masyarakat Jogja sudah selayaknya memanfaatkan program jaminan sosial ini sebaik-baiknya. Manfaat program jaminan kesehatan yang diselenggarakan BPJS Kesehatan sangat besar dan pelayanannya pun komprehensif mulai dari promotif, preventif, kuratif sampai rehabilitatif. Pelayanan dan manfaat itu diharapkan dapat membantu masyarakat dalam hal meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

Ingin tahu lebih jauh bisa simak di Tanya Jawab BPJS Kesehatan

Penulis : Rio Q, Pengelola Blog Duwitmu.com | Mengelola Keuangan Keluarga

15 Responses to 5 Hal tentang BPJS Kesehatan yang wajib dipahami masyarakat Jogja
  1. Dengah harga BPJS yang sekarang naik,kalo bisa pelayanan yang di utamakan. Rata – rata pasien BPJS di terlantarkan bila sudah di RS

  2. istana says:

    ya untuk asuransi diri sendiri ga masalah ikut bpjs toh juga biaya perbulan lumayan murah lumayan kan untuk investasi klo sewaktu klo sakit bisa ada bpjs ini.

  3. ninda says:

    duh rumitnya, saya sih lebih suka asuransi kantor yang dulu sebelum bpjs
    ninda recently posted…{ Review } The Little Prince Movie 2015My Profile

  4. Lusi says:

    Udah 3 bulan terdaftar, mau make untuk periksa belum ada waktu terus. Mungkin Jumat besok tak coba buat periksa.

  5. handdriati says:

    Saya sudah pernah menikmatinya, untuk pembuatan kacamata…So far so good lah…

  6. Bhibin Cptr says:

    Bagaimana dengan saya yang masih belom menikah, kapan ada jaminan jodoh. Ehh, jaminan mendapatkan BPJS. Hehehe
    Bhibin Cptr recently posted…Belajar HTML Pemula Bagian 1 : Memahami Pengertian HTMLMy Profile

  7. Ophi Ziadah says:

    Ini wajib dipahami semua masyarakat deh kayaknya, gak cuma masyarakat yogya.
    Meski msh banyak catatan ttg program ini, lumayan banyak yg sdh merasakan manfaatnya sih. Tetep BPJS harus terus berbenah.
    Ophi Ziadah recently posted…Airku, Airmu, Air Kita SemuaMy Profile

  8. Choirul Huda says:

    BPJS emang ga menampung semua biaya, tapi setidaknya sangat membantu banget mas. Kebetulan, ibu saya agustus lalu dioperasi di rs swasta di jakarta. Tanpa BPJS, kami harus bayar belasan jeti. Beruntung, dengan program pemerintah itu cukup 75 ribu untuk administrasi 🙂
    Choirul Huda recently posted…Sejuta Xpresi dengan BCA dan Liga MahasiswaMy Profile

  9. Keke Naima says:

    mertua saya termasuk yang saat ini sedang menikmati BPJS karena sakit. Memang BPJS itu sangat menolong sekali
    Keke Naima recently posted…Rasanya Meminum Air dari Akar GantungMy Profile

  10. Mangs Aduls says:

    sepertinya bukan hanya masyarakat jogja aja mas. semua warga indoensia kudu manfaatin bpjs
    Mangs Aduls recently posted…Operasi Pada Bentuk AljabarMy Profile

  11. mas nuz says:

    Betul sekali, Mas. Langkah-langkah di atas harus diketahui. Agar tidak terjadi kesalahan prosedur, terutama dalam hal layanan. Sebab di 2019 nanti, semua warga negara Indonesia wajib ikut serta dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yg dioperatori oleh BPJS Kesehatan.

    #SahabatJKN
    @nuzululpunya
    mas nuz recently posted…Bloggercampid 2015 Menginspirasi dan Membangun Kredibilitas BlogMy Profile

  12. Ranny says:

    BPJS ini asuransi yang wajib dimiliki setiap warga negara, sangat amat membantu. Dengan iuran yang murah tapi benefit besar seumur hidup. Worth it lah.

  13. Iya loh, bapak saya udah 76 tahun usianya, bisa jadi peserta BPJS 🙂
    Hidayah Sulistyowati recently posted…Belajar Nulis Bareng Faber-Castell di SMP – SMA Hidayatullah, SemarangMy Profile

  14. febriyan.com says:

    Pada prinsipnya BPJS ini adalah asuransi yang diselenggarakan negara dan menurut saya pribadi, sebagai warga negara, adalah hal yang baik dan bagus untuk diikuti. Walau gak ada kewajiban pun saya mgkn akan tetap ikut.
    febriyan.com recently posted…Mencari Apa Sih Dari Blogging?My Profile

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

CommentLuv badge

Back To Top
Translate »